Seminar Hari Ibu: Dari Cerita ke Cinta, Bicara, Budaya dan Wisata Sebagai Ruang Belajar Anak Indonesia
Seminar Hari Ibu: Dari Cerita ke Cinta, Bicara, Budaya dan Wisata Sebagai Ruang Belajar Anak Indonesia

Berita Fpsi online — Dalam rangka memperingati Hari Ibu, Pusat Psikologi Kesehatan Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyelenggarakan Seminar Hari Ibu 2025 bertajuk “Dari Cerita ke Cinta: Bicara, Budaya, dan Wisata sebagai Ruang Belajar Anak Indonesia”. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada Selasa, 23 Desember 2025, secara daring melalui Zoom Meeting, dan terbuka untuk umum.

Seminar ini menghadirkan ruang refleksi dan pembelajaran bersama bagi para ibu, mahasiswa, dosen, serta praktisi untuk memahami bagaimana bicara dan cerita dalam kehidupan sehari-hari memiliki peran penting dalam membantu anak tumbuh dan berkembang secara sehat, cerdas, tangkas, dan ceria. Melalui pendekatan lintas disiplin, seminar ini menyoroti pentingnya empati, budaya, dan pengalaman keseharian sebagai fondasi pembentukan karakter anak Indonesia.

Acara ini menghadirkan para narasumber nasional dan Internasional yang kompeten di bidangnya, di antaranya Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D., Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Dr. Yunita Faela Nisa, M.Psi., Psikolog Dekan Fakultas Psikologi UIN Jakarta, Widhyanti Putri Wardhana selaku Menteri Pariwisata Republik Indonesia yang diwakili oleh ibu Ika Kusuma Permana Sari, Asdep Pengembangan Kapasitas Masyarakat Kementerian Pariwisata Republik Indonesia serta Dr. Irma Ardiana, MAPS dari BKKBN. Turut hadir pula Yantie Rachim (Bunda PAUD Kota Bogor), Dr. Risatianti Kolopaking, M.Si., Psikolog (Ketua Pusat Psikologi Kesehatan UIN Jakarta), dan Prof. Julie Dockrell dari UCL – Institute of Education, London. Diskusi dipandu oleh Valendra G.S. Puri, M.A., dosen Fakultas Psikologi UIN Jakarta, sebagai moderator.

Seminar yang berlangsung pukul 13.30–15.30 WIB ini dapat diikuti secara gratis, dengan fasilitas e-sertifikat bagi peserta. Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir kesadaran kolektif untuk memulai aksi bersama dalam membangun pola komunikasi yang empatik, penuh rasa, dan kaya makna, dimulai dari rumah dan ruang keseharian.

Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa peran ibu, keluarga, dan lingkungan sangatlah strategis dalam menciptakan ruang belajar yang hidup bagi anak-anak Indonesia—dari cerita sederhana, tumbuh cinta yang bermakna.

student lounge (3)